Jul Tjahja Kembali Jadi Ketua RW06

19 01 2010

Tak terasa kepengurusan RW 06 sudah tiga tahun semenjak dibentuk tahun 2006. 18 Desember 2009 sore digelar pemilihan ketua RW06 untuk masa kepengurusan 2010-2013. Jul Tjahja  ketua RW yang sebelumnya menjabat, akhirnya terpilih lagi. Bapak satu anak kelahiran Jakarta 9 Juli ini kembali dipercaya warga menjadi Azalea 1. Alumnus UPN Veteran Jakarta dan SMA Negeri 17 Jakarta yang bekerja di sebuah BUMN ini akan coba dikuak misi dan rencana-rencana ke depan “pembangunan” Sektor Azalea. Sebuah wawancara semi imajiner akan coba disusun seperti dibawah ini. Bahan diambil dari pengarahan/ pidato/ sambutan lisan atau himbauan tertulis yang pernah disampaikan selama ini kepada warga. Ini bukan upaya pencitraan, melainkan sosialisasi program agar masyarakat bisa membantu menyukseskan atas rencana program ketua RW yang telah bersama-sama dipilih warga.

Bagaimana komentar Anda tentang pemilihan ketua RW kali ini?

Sebenarnya sekarang ini dibanyak tempat lagi ngetren pemilihan langsung. Namun untuk pemilihan ketua RW kita pakai perwakilan. Asumsinya kalau dibikin terbuka, panitia khawatir tidak akan ada yang mencalonkan diri. Ini preseden yang buruk. Untuk itu kita pakai sistem ini dengan tetap mengacu kepada aturan perundangan yang ada. Warga belum siap kalau pemilihan langsung. Tahun 2013 mungkin warga telah siap…

Bagaimana menurut Anda soal kebersamaan warga?

Saya sangat bangga dengan kebersamaan warga RW06. Mungkin karena hampir sebagian besar warga memulai tinggal di Sektor Azalea hampir bersamaan maka warga bisa bersama-sama merasakan keprihatinan dalam mengembangkan lingkungan pemukiman ini. Di sini warga yang beranekaragam agama, suku dan strata ekonomi didorong memiliki kesempatan yang sama dalam aktivitas kemasyarakatan. Argumentasinya: bila ada warga yang merasa minoritas dalam hal tertentu, maka ia harus merasa satu saudara, dan mesti ikut kegiatan warga yang lain.

Bagaimana soal kebersihan?

Pengurus RW selalu menekankan pentingnya kebersihan lingkungan dan selalu menghimbau warga untuk selalu hidup sehat. Misalnya mulai dari hal yang kecil, kami selalu mengharapkan warga menyediakan bak tempat sampah di tiap-tiap rumah. Kami juga selalu menghimbau agar warga disiplin membuang sampah pada tempat yang telah ditentukan. Kami selalu memonitor pengangkutan sampah yang selama ini telah dikerjasamakan dengan DKLH/DKP Kota Depok. Kami selalu mengawasi dan menegur warga yang membuang sampah sembarangan (terutama warga baru yang belum mengetahui anjuran dari pengurus RW). Kita juga menerima konsep RW Siaga yang menjadi program Pemkot Depok dan Pemprov Jawa Barat. Dan alhamudillah RW Siaga di RW 06 berkembang baik.

Soal keamanan?

Alhamdulillah kita bisa mengendalikan keamanan sector Azalea sejak sektor ini dihuni. Kita mempekerjakan satpam secara swadaya. Memang kita tidak memakai satuan pengaman profesional. Kemampuan finansial kita tidak ada. Akhirnya kita kita memakai pemuda atau orang yang ada di kampung sekitar untuk kita didik seperlunya. Kita gaji sesuai kemampuan, sehingga kita juga selalu meningkatkan kesejahteraan mereka. Kita menerapkan iuran keamanan dari warga yang besarnya ditentukan oleh rapat pengurus RW. Kita juga menampung usulan warga soal kesejahteraan satpam. Memang kita juga mengalami kejadian seperti pencurian di sektor Azalea. Namun kita selalu mengupayakan evaluasi kerja satpam dan kita tingkatkan kinerjanya.

Soal narkoba?

Ya, mumpung warga penghuni sektor Azalea ini masih termasuk keluarga muda. Bisa kita bilang bahwa sistem sosial kemasyarakatan baru akan terbentuk. Nah, untuk itu kita perlu membentuk dan mempersiapkan generasi muda Sektor Azalea ini generasi yang bebas narkoba dan sadar akan berbahayanya narkoba bagi masa depan mereka. Untuk itu di kepengurusan RW kali ini kita bentuk seksi kepemudaan dan generasi muda. Kita juga berkoordinasi dengan RW Siaga dan Dewan Kemakmuran Masjid Nurul Jannah dalam rangka mengantisipasi masuknya pengaruh narkoba ke sektor Azalea ini.

Soal pluralisme?

Kami menempatkan seluruh warga sama. Baik dari suku, agama dan latar belakang ekonomi yang beranekaragam. Kita selalu mengajak seluruh warga untuk bergotong-royong dan bekerjasama untuk hal-hal yang menyangkut hidup bersama. Kita selalu menghimbau kepada yang merasa dirinya minoritas untuk bergabung dengan warga yang lain. Asumsinya, kalau sudah merasa minoritas dari aspek tertentu dan kemudian mereka menyendiri/ eksklusif, maka bila terjadi sesuatu, kita pengurus RW akan kesulitan melakukan advokasi.

Harmonisasi dengan sektor lain?

Kami selalu mengupayakan ada hubungan yang baik antar sektor yang menjadi bagian dari perumahan Grand Depok City ini. Kita selalu berupaya menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan sektor lain. Misalnya melalui mailing list, penerbitan blog, forum komunikasi dan lain sebagainya. Misalnya kita dorong pengurus DKM Masjid Nurul Jannah aktif dalam forum silaturahmi DKM se-GDC.

Hubungan dengan pengembang?

Kita masih memerlukan relasi dengan pengembang. Karena masih banyak tangungjawab pengembang kaitannya dengan Sektor Azalea ini terpenuhi. Fasilitas umum juga masih ada yang belum diserahkan sepenuhnya ke pemerintah kota. Artinya kalau ada apa-apa kita masih perlu klarifikasi ke pengembang.

Hubungan dengan birokrasi kelurahan/ kecamatan?

Sejak terbentuknya RW 06 kita mau tidak mau harus menjalin komunikasi dengan birokrasi kelurahan. Segala hal terkait dengan warga dan relasinya dengan administrasi warga negara ya melalui jalur ini. Alhamdulillah dengan terbentuknya RW warga bisa memiliki KTP Depok. Segala hak dan kewajiban sebagai warga Depok tentu akan terjamin. Kita juga terus melakukan upaya komunikasi dengan birokrasi yang ada, dengan LPM misalnya. Sosialisasi pembayaran PBB misalnya juga disambut positif oleh warga. Bahkan karena tingginya pastisipasi warga dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), wilayah Sektor Azalea hampir diterima usulan untuk dibangun tanggul/ turap mengelilingi bagian samping dan belakang sektor Azalea. Sayang,  karena ada beberapa bagian fasilitas umum di sini belum sepenuhnya diserahkan ke pemkot oleh pengembang, proyek tersebut dialihkan ke RW lain.

Hubungan dengan pemangku kamptibmas?

Kita memang sejak semula telah bekerjasama dengan seorang personel kepolisian untuk melakukan pembinaan keamanan di Sektor Azalea. Meskipun di kepengurusan RW sekarang ini seksi keamanan, namun kerjasama ini tetap kita lanjutkan. Ini untuk mempermudah saja apabila nanti ada warga Azalea yang harus berurusan dengan pihak pemangku (otoritas) kamtibmas di wilayah ini.

Apa visi Anda memimpin RW06?

Kami ingin mendorong terciptanya kehidupan warga Sektor Azalea yang harmonis, aman dan sehat.

Catatan:
Bila masih ada ide/ pemikiran lain bisa dibaca lagi arsip di milis dan blog ini.

——————-

Berikut adalah susunan pengurus RW dan RT yang baru:

Ketua RW  : Jul Tjahja
Sekretaris  I  (bid  admistrasi )    : Suriani
Sekretaris  II  ( bid Humas  )      : Lais Abid
Bendahara I   ( Kas oprasional )  : Panji Chandra
Bendahara II  ( Kas Sosial  )       : Bagus Dwi Laksono

Ketua  RW Siaga   : Ramdhani

Ketua RT 01          : Sugiharto Afandi
Sekretaris RT 01    : Exkuwin S
Bendahara RT 01   : Natalius

Ketua RT 02          : Rosidi
Sekretaris RT 02    : Achmad S
Bendahara RT 02   : L Nainggolan

Ketua RT 03          : Nasburi
Sekretaris RT 03    : Surahman
Bendahara RT 03   : Teguh Imam S

susunan pengurus lengkap bisa dilihat disini


Aksi

Information

One response

19 01 2010
summer lock

Waduh.. ad blog RW..
Isinya tentang kegiatan RW tentunya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: