
Penumpang melonjak akibat BBM naik
JAKARTA, MONDE: PT Kereta Api Indonesia mulai pekan depan menambah jadwal perjalanan KRL (Kereta Rel Listrik) ekonomi AC hingga tengah malam untuk memenuhi permintaan masyarakat yang mengalami kesulitan pasca kenaikan BBM.
Humas PT KAI Daop I Ahmad Sujadi mengatakan penambahan jadwal operasional KRL ekonomi AC di wilayah Jabodetabek itu untuk memenuhi permintaan masyarakat yang mengalami kesulitan transportasi pasca kenaikan harga bahan bakar minyak.
“Selain itu, pengoperasian KRL ekonomi AC hingga malam hari ini dilakukan untuk meningkatkan peran angkutan massal di wilayah Jabodetabek ini,” katanya kepada Monde melalui pesan singkat, kemarin. KRL ekonomi AC malam tersebut beroperasi sejak Senin (9/6). Menurut dia, untuk KRL tersebut, baru dua koridor yang dijalankan yaitu Serpong dan Bogor. KRL itu bertarif Rp6.000 dan akan berhenti di setiap stasiun.
Untuk lintas Serpong dijalankan dua KRL dari arah Manggarai-Sudirman-Tanah Abang-Serpong.
Pemberangkatan dari Serpong pukul 20.00 dan 22.00 serta tiba di Manggarai pukul 20.48 dan 22.48. Sedangkan dari Manggarai akan diberangkatkan pada pukul 20.50 dan 22.50 serta tiba di Serpong pukul 21.36 dan 23.36 . Sementara untuk KRL Jakarta-Bogor, KRL diberangkatkan dari Bogor pada pukul 20.55 tiba di Stasiun Jakarta Kota pukul 22.22 .
Sebaliknya KRL diberangkatkan dari Stasiun Jakarta Kota pukul 22.33 dan tiba di Bogor pukul 24.00. “Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, maka KRL akan dikawal petugas keamanan,” katanya. Dia menjelaskan manajemen PT KA telah memutuskan penambahan jadwal KA tersebut bukan sementara, namun sifatnya berkelanjutan bahkan berpeluang ditambah jika permintaan masyarakat tetap tinggi. Menurut dia, KA ekonomi AC yang beroperasi malam hari tersebut hanya beroperasi selama Senin hingga Jumat, sementara pada hari Sabtu dan Minggu tidak jalan.
Sementara itu, KA Kahuripan jurusan Bandung-Kediri anjlok di Kec Pesugihan, Cilacap, Jateng pada pukul 02.25. Peristiwa ini tidak mengganggu perjalanan KA dari dan ke Jakarta. Ahmad Sujadi menjelaskan KA yang anjlok itu telah diberangkatkan kembali pukul 07.00.
“Nggak berdampak apa-apa. Sudah beres kok tadi pukul 07.00,” katanya.
Sujadi menjelaskan bahwa Kereta KA Kahuripan ini merupakan kereta api yang terakhir sehingga perjalanan
yang lain menjadi tidak terganggu.
“Lagi pula, kejadiannya pas malam hari,” katanya.(aji)


siip… kalau begitu gimana kalau diusulkan sekalian angkutan lingkungan GDC juga bisa dioperasikan hingga pukul 21.00 WIB (waktu azalea)? Ada yang mendukung?
Kebijakan yang perlu didukung dan melegakan warga komuter
oke juga usulanya……..atau usulanya munkin bisa bertahap sekarang jam oprasinya sampai jam 17.00 wib, di rubah sampai dengan jam 19.00 wib , pertimbangnya banyak warga yang pulang kerumah menuju sektor di gac, setelah naik kerta pada saat jam tsb….